Segudang Manfaat Berdiri

Sebenarnya cuma berdiri doang, dan menyadari bahwa kita tengah berdiri, sekarang ini, di tempat ini. Kira-kira seperti inilah tafsir dari dari makna jurus wu ji zhuang yang tersohor itu. Gampang, kan!

Cuma supaya tidak salah penegertian ada baiknya saya gambarkan bagaimana cara melakukannya dengan benar sesuai yang dimaksud dalam ilmu tai chi.

Mari kita lakukan bersama-sama!
Berdiri dengan kedua kaki rapat dan kedua lengan menggantung secara alami di kedua sisi. Kendurkan otot-otot dada anda. Tahanlah sedikit rahang bawah anda. Pandanglah sejajar ke depan. Mulut anda sebaiknya sedikit terbuka, seolah terseyum. Tutuplah mata dengan pelan, bersihkan pikiran dari masalah, dan bersikaplah rileks.

Tubuh dalam kondisi rileks. Biarkan pikiran bebas, jangan diarahkan dan juga jangan diikuti. Anda hanya merasa, merasakan apa yang terasa pada tubuh anda. Fokuskan perhatian pada kedua telapak kaki dan rasakan. Bila pikiran mengajak anda berkelana kesana-kemari, kembalikan lagi perhatian pada telapak kaki. Bernapaslah secara wajar dan alami. Hirup dan hembuskan. Jangan ditahan. Satukan tubuh dan rasa (pikiran). Sampai anda merasa tenang, kaki menancap kokoh ke bumi seakan-akan mempunyai akar. Berat tubuh bertumpu secara merata pada kedua kaki. Biarkan telinga anda mendengar. Hanya mendengar. Sampai anda merasakan keheningan dan ketenangan yang sungguh-sungguh. Tetaplah dalam posisi ini antara 5-10 menit.

Lihat gambar saya di bawah di sebelah kiri, kira-kira seperti itulah wu ji zhuang. Jangan lihat gambar wanita hamil di sebelah kanan. Cara berdiri wanita hamil itu santai dan enak dilihat, namun bila dilakukan dalam waktu yang cukup lama (10 menit) dapat dipastikan betis dan pinggang kirinya akan pegal karena menjadi tumpuan dominan dari berat tubuhnya. Dengan perkataan lain cara berdirinya yang salah itu menggeser titik keseimbangan tubuh ming men dari posisinya (L2-L3) dan menyebabkan salah satu bagian tubuhnya menahan beban lebih berat di bandingkan dengan bagian tubuh yang lainnya.

Kelihatan cuma berdiri, dan memang cuma berdiri, tidak lebih. Tapi kalau kita lakukan berdiri yang seperti itu, baru kita akan menyadari betapa luar biasanya manfaat wu ji zhuang. Bukan hanya kuda-kuda kaki kita mencengkeram kokoh ke bumi, tubuh kita pun menjadi bugar dan terasa ringan dan bertenaga di kala beraktifitas.

Berikut beberapa diantara segudang manfaat wu ji zhuang:

  • Memperlancar dan meningkatkan proses metabolisme tubuh, sehingga tubuh bisa berkeringat walau pun hanya dengan berdiri saja.
  • Menumbuhkan dan meningkatkan spirit membuat hidup menjadi lebih bergairah
  • Meningkatkan konsentrasi.
  • Dapat menjadi terapi untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti osteo porosis, osteo arthritis, rematik, diabetes melitus, sesak napas dan penyakit degeneratif lainnya, bahkan bisa memulihkan anggota tubuh yang lumpuh dari penderita stroke. Tentu saja untuk hal ini harus di bawah bimbingan seorang tai chi master.

Lalu apa rahasia yang tersembunyi dalam jurus wu ji zhuang sehingga memiliki manfaat yang segudang itu? Para tai chi master zaman dahulu merumuskannya dalam sebuah kalimat yang tepat dan puitis; “diam dalam gerak,dan gerak dalam diam”. Inilah inti dari wu ji zhuang.

Wu Ji Zhuang adalah berdiri, cuma berdiri doang. Kita bisa melakukannya kapan saja dan dimana saja tanpa kesulitan. Cukup luangkan waktu kita 5-10 menit setiap hari, kita bisa menikmati manfaat wu ji zhuang yang segudang. Selamat mencoba.

http://kesehatan.kompasiana.com

7 Comments:

  1. wah mantas nih sahabat, mau coba dulu ya ...

    ReplyDelete
  2. informasi yang bagus ni gan..

    ReplyDelete
  3. BRI Jakarta Veteran & PIO = Thanx sob, Silahkan dicoba.. :-)

    ReplyDelete
  4. nice info gan...

    oh ya....
    Rasta tumpang promote blog rasta yang baru.....sudilah kiranya singgah..
    Blog rasta yang baru...still in progress....

    Terima Kasih singgah....

    ReplyDelete
  5. Thanx sob... sip, ane Langsung Ke TKP.. :-)

    ReplyDelete
  6. sungguh info yang menarik hati untuk dicoba :) terimakasih kawan sudah berbagi

    ReplyDelete